mendaki

mendaki
tes

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 18 April 2013

Alasan


Mendaki gunung.. Bagiku mendaki gunung memberikan sensasi tersendiri yang sulit di jelaskan secarta lisan ataupun tulisan.. salah seorang pendaki profesional pun pernah berkata "untuk mengerti isi hati kami.. Anda harus menjadi bagian dari kami" magsudnya kurang lebih seperti ini.. Bayak orang awam yang beranggapan bahwa mendaki gunung adalah perbuatan yang bodoh dan sia-sia.. Banyak ucapan2 yang terkesan merendahkan semisal " buat apa mendaki gunung sudah tau tinggi masi di daki juga, buat apa mendaki gunung sudah barsusah payah kelelahan,kehausan,kelaparan mengorbankan waktu,tenanga,dan uang. toh nanti kembali turun juga,dan ucapan yang paling menarik adalah jika ingin berada di ketinggian. Naik pesawat saja.. Kita akan berada di ketinggian yang cukup untuk sekedar menikmati pemandangan dan ketinggian saat kita berada di pesawat jauh lebih tinggi di bandingan gunung tertinggi di dunia yang hanya setinggi 8850 mdpl (meter di atas permukaan laut) " jika di pikir secara logika memang ada benarnya juga ucapan2 itu.. Tapi bukan itu alasan kami.. Bukan itu tujuan kami yang sebenarnya.. Bukan itu intinya.. Pemandangan di ketinggian hanyalah bonus.. Atas apa yang sudah kita kerjakan selama perjalanan pendakian segala rasa muali dari pegal,lelah ,bahkan berdarah,kehausan,kelaparan,bahkan
kehabisan makanan.. Lalu pertanyaannya di mana letak
tujan itu..? Apa tujuan sebenarnya..? Jawabannya ada pada hati pribadi kita masing2.. Tertanam dalam benak kita masing2.. Dan masing2 kita mempunyai niat tersendiri.. Tujuan tersendiri.. Atas apa yang akan kita lakukan ini..!!

Sabtu, 13 April 2013

Memahami alam


Memahami alam.. Pada dasarnya manusia tercipta dari salah satu unsur yang ada di alam ini, yaitu tanah.. Alangkah sombongnya kita menjejakan kaki dengan angkuhnya di tanah ini.. Dan tanpa merasa berdosa merusak tatanan siklus kehidupan indah yang tuhan ciptakan ini.. Wahai kalian sesuangguhnya akan akan menangis jika kalian tau betapa berarti alam ini bagi kita.. Betapa sangat adilnya alam mengambil peran di dalam kehidupan kita.. Semuanya.. Udara yang kau hirup setiap detiknya.. Air yang kau minum setiap harinya.. Semua yang kamu nikmati.. Semua yang kamu gunakan.. Semua kemudahan ini.. Fasilitas ini.. Semua yang kamu sia-siakan.. Semua yang kamu hancurkan.. Semua berasal dari alam yang tak pernah sedikitpun pamrih terhadapmu.. Ta pernah sedikitpun meminta imbalan darimu..Tatapi alam ini baik.. Teramat sangat baik.. Meski kita sebagai manusia yang di ciptakan tuhan paling sempurna di antara mahluk lain ciptaannya.. Yang menjadi pemimpin mahluk hidup di muka bumi ini..Tapi apa.. Dimana letak kesempurnaan itu.. Manusia dengan serakahnya memanfaatkan alam demi kepntingan pribadinya.. Demi kelangsungan anak dan cucunya.. Tanpa memperhatikan.. Tanpa menjaga kelangsungan ekosistem alam ini.. Yang ada menebang pohon untuk di ambil kayunya.. Menggali tanah sedalam-dalamnya untuk batu mulia dan mineralnya.. Lalu lihatlah.. Alam ini murka... Banjir melanda.. Lupur menyembur.. Itu hanya teguran kecil untuk kita sebangai manusia.. Alam ini baik.. Meski kita terus saja merusaknya.. Alam tetap mengeluarkan segala macam manfaatnya.. Seandanya saja kita mau bekerjasama dengannya.. Menanam kembali pohon kecil setelah menebang pohon besarnya.. Meratakan tanah kembali setelah menggalinya.. Wahai sesungguhnya alam ini akan senantiasa memberikan cintanya.. Ta akan ia menyemburkan lumpurnya.. Ta akan ia membiarkan air untuk membanjiri kalian.. Karna alam ini sejatinya di ciptakan tuhan untuk kita manfaatkan.. Untuk kita nikmati.. Sambil terus mengayomi.. Menjaga.. Merawat.. Bukan untuknya bukan juga untuk penciptanya.. Tapi untuk keturunan kita kelak.. Penerus kita kelak.. Agar indahnya alam indonesia ini.. Ta hanya jadi dongeng sebelum tidur bagi anak cucu kita kelak...

Senin, 01 April 2013

Alamku senantiasa mendampingiku





Kapanpun.. Di manapun.. Sesibukapapun aku.. Apabila rasa rindu itu datang.. apabila kerisawan hati menuntun agar aku kembali.. menyeruak hati mebisikan irama2 inda.. Segera akan kutemui engkau.. Ku sapa engkau.. menciptakan perpaduan indah antara aku.. Dan kamu wahai alamku.. dengan bersanding bersamamu.. menjejakan kaki di tanh subumu.. menghirup udara segar yang tercipta oleh dedauanmu.. meresapi dinginnya hutanmu.. melalap garis cakrawala membentang.. dan awan jingga di ketinggian dengan sinar lembutnya di hadapan.. ya.. takan mampu aku melawan rasa rindu ini.. berpaling dari indahmu.. karna Alamku selalu mendampingiku..

Pendahuluan




Jakarta 16-juni-1990 adalah hari dimana aku dilahirkan..dari sekitar sebanyak 3,5 sampai 4 juta bayi terlahir setap tahunnya.. terselip 1 bayi yang akan memberi warna pada kanfas yang telah terisi berjuta warna.. aku menetap di ibu kota sampai sekolah kelas 1 SD lalu kelas 2 SD pindah ke kampung halaman bapaku yaitu Bandung barat sampai kelas 1 SMP dan kelas 2 SMP melanjutkan sekolah di kampung halamanku Jakarta.. ibu kota ini dengan segalah kesemerawutannya.. mulai dari lalu lintas yang terkenal akan kemacettannya.. tawuran antar pelajar yang selalu pecah setiap hari sabtunya.. kebakaran yang selalu menghantui pemukim-pemukiman penduduknya dan banjir kiriman yang selalu menggenang setiap 5 tahun sekalinya.. ya ibu kota dengan segala kesemerawutannya.. mewarnai hari2 ku kedepannya..

Pertama


Siapa yang dengan sengaja menunjukan aku ke jalan ini.. Jalan yang penuh tantangan ini.. Penuh dengan kisah pilu.. Kisah mengharukan.. Kisah menegangkan.. Kisah ini.. Cerita ini.. Dimulai ketika aku membuka mata untuk pertama kalinya.. Ketika tuhan dengan segala kebaikan nya memberikan aku sepasang mata ini.. Sepasang mata yg luar biasa ini.. Dan kelak dengan mata mungil ini.. aku akan melihat berjuta keindahan yang tuhan ciptakan.. Untuk mengingatkan betapa besar karunianya.. Betapa besar kasihnya.. Betapa maha kuasanya menciptakan langit dan bumi beserta isinya.. Tanpa ada yang sia-sia sekecil apapun itu..

Bercinta dengan alam



Cerita kita tak semanis dongeng
Atau bagai drama sinetron cengeng
Kau bukan artis, ku bukan pujangga
Namun kisah ini sangat berharga

Menikmati hujan sambil berdendang
Berpegang tangan saat senja datang
Senyumanmu membuat nyali ciut
Jangan bersedih, kau jelek jika cemberut

Aku tidak perlu punya segalanya
Selama kau ada di sini
Hidup kan baik-baik saja
Dengan ataupun tanpamu..